0.35
Terkumpul
Rp 700.000
Siaga Bencana Gunung Agung Bali
Di Posting: 31 Januari 2018

Kondisi Gunung Agung masih berstatus awas, artinya bisa meletus sewaktu-waktu. Sedangkan kondisi pengungsi kian lama kian memburuk dengan menurunnya kondisi perekonomian dan cadangan logistik. Mari bantu saudara kita di Karangasem, Bali untuk bangkit dan

0.35%
Terkumpul
Rp 700.000
Target
Rp 200.000.000
Waktu
17 hari lagi

Level awas Gunung Agung adalah level tertinggi. Saat ini telah terdata 60.049 pengungsi di 214 titik pengungsian. Kondisi saat ini, rumput dan beberapa pohon di radius 5 km dari puncak kawah Gunung Agung dari Dusun Sogra menuju Pura Pasar Agung yang radiusnya 5 km dari bibir kawah mengering akibat dampak abu vulkanik dan gas belerang hal ini menandakan aktivitas magma sudah akan mencapai puncak dan siap keluar kapan saja. Meski sudah level awas, Gunung Agung belum tentu meletus. Kapan secara pasti Gunung Agung akan meletus tidak tahu. Tak ada instrumen yang bisa memastikan kapan gunung meletus. Tapi berdasarkan pengamatan potensinya meletus tinggi.

Pada 1963-1964 silam Gunung Agung pernah meletus hampir setahun lamanya. Ketinggian letusannya mencapai 20 kilometer yang memuntahkan air sulfat dan membumbung tinggi keangkasa. Akibat letusan tersebut, kurang lebih 1.549 orang meninggal dunia, 1.700 rumah rusak dan 225.000 kehilangan mata pencaharian, serta 100.000 mengungsi.

Demi mencegah korban jiwa yang sama, seluruh stakeholder terus melakukan upaya evakuasi para penduduk yang tinggal di dekat kawasan rawan bencana (KRB), terutama yang sudah dipetakan yakni 9-12 kilometer dari GunungAgung. ( Sumber : Dihimpun dari berbagai sumber dan tim bencana DSM)

 

RENCANA PROGRAM

1. Program Dapur Umum

Program Dapur Umum adalah dapur yang diselenggarakan untuk menyiapkan makanan dan distribusi kepada korban bencana dalam waktu cepat dan tepat.

Proses pengelolaan dapur umum :

  • Pramasak / persiapan adalah kegiatan mendata jumlah pengungsi, persiapan bahan baku dan persiapan alat yang akan digunakan untuk masak.
  • Memasak / produksi adalah kegiatan yang terorganisir dalam menyiapkan menu makanan kepada pengungsi
  • Distribusi adalah kegiatan menggemas makanan untuk didistribusikan kepada pengungsi.

Kapasitas program dapur umum dalam 1 titik dapat melayani logistik 400 orang pengungsi.

 

2. Program Air Sumber Kehidupan

Program air sumber kehidupan adalah program penyediaan air bersih kepada pengungsi.

Dengan kondisi pengungsian yang padat membuat kebutuhan air bersih adalah hal prioritas setelah bahan makanan. Tersedianya air bersih yang baik akan berpengaruh terhadap tingkat kesehatan pengungsi. Kebutuhan instalasi air bersih meliputi: tandon air, mesin penyedot air, selang dan pipa.

3. Layanan Kesehatan

Program ini memberikan layanan kesehatan keliling ke camp – camp pengungsi, kegiatan terdiri dari penyuluhan, pemeriksaan, dan pengobatan gratis bagi pengungsi baik yang terkumpul di camp pengungsi maupun pengungsi yang tersebar di rumah-rumah kerabatnya

4. Layanan Psikososial Keliling

Selain kerugian material korban bencana akan mengalami depresi parah, gangguan kecemasan, gangguan stress pasca-trauma, dan gangguan emosi lainnya. Bahkan lebih dari dampak fisik dari bencana, dampak psikologis dapat menyebabkan penderitaan lebih panjang, mereka akan kehilangan semangat hidup, kemampuan sosial dan merusak nilai – nilai luhur yang mereka miliki. Melalui program layanan psikososial keliling, DSM Bali bertujuan membantu dalam mengatasi dampak psikologis dari bencana.

Mari bantu saudara kita yang membutuhkan di sekitaran Gunung Agung. :)

Belum ada update penyaluran dana
donasi sekarang