0.94
Terkumpul
Rp 472.470
Raih Pahala dengan Memuliakan Yatim di Bulan Muharram
Di Posting: 28 Juli 2022

Bulan Muharram memiliki sebuah amalan istimewa, yaitu anjuran untuk memuliakan anak yatim. Seperti halnya Rasulullah SAW yang selama hidupnya senantiasa menyantuni, mengasihi, dan memberikan bantuan kepada anak yatim.

0.94%
Terkumpul
Rp 472.470
Target
Rp 50.000.000
Waktu
0 hari lagi

RAIH PAHALA DENGAN MEMULIAKAN YATIM DI BULAN MUHARAAM

Bulan Muharram memiliki sebuah amalan istimewa, yaitu anjuran untuk memuliakan anak yatim.  Seperti halnya Rasulullah SAW yang selama hidupnya senantiasa menyantuni, mengasihi, dan memberikan bantuan kepada anak yatim.

Allah berfirman “Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang apa yang harus mereka infakkan. Katakanlah, "Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaknya diperuntukkan bagi kedua orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan." Dan kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui. (QS Al Baqarah : 215).
 

Anak yatim tumbuh dengan kasih sayang yang tidak lengkap dan tidak jarang dari mereka harus berjuang sekuat tenaga. Seperti hal nya Nurul Ain (11), ia harus merelakan waktu bermainnya, demi menyambung hidup tanpa orang tua dan merawat Sang nenek.



Ibu Nurul Ain sudah lama menjadi TKI di luar negeri, namun tak setiap bulan bisa mengirimkan uang karena belum mendapatkan pekerjaan tetap. Sementara ayahnya sudah meninggal sejak usianya 5 tahun.



Demi bertahan, Nurul Ain berjualan kue. Jika laku, ia akan diupah Rp5.000. Namun bila tak laku, ia hanya akan diupah kue saja. Tentu Nurul Ain kesulitan untuk bisa menyambung hidup berdua dengan sang nenek. 




Terkadang, jika ia tidak kuat. Nurul Ain sering menangis di hadapan makam ayahnya. Sekedar untuk bercerita bagaimana susah hidupnya saat ini.

Lain lagi dengan anak yang bernama Fadil (8), ia mengalami kelainan. Beratnya tidak normal dan divonis tidak akan bisa tumbuh dengan baik. Fadil juga diperkirakan seumur hidupnya tidak akan bisa berjalan dan berbicara dengan jelas.




Ayahnya meninggal ketika Fadil berusia 5 bulan. Sejak saat itu, Ibunya berjuang seorang diri. Merawat Fadil dan menjadi tulang punggung keluarga.




Mereka hidup berdua. Tak punya apa-apa, bahkan tempat tinggal sekalipun. Untuk memenuhi kebutuhan, Ibunda Fadil hanya bisa berjualan kerupuk. Dari satu pintu ke pintu lain. Penghasilan nya 10 ribu per hari. Hanya cukup untuk makan di hari itu.

Sobat, di momentum Bulan Muharram yang penuh kemuliaan ini. Mari bersama berikan kebahagiaan kepada Nurul Ain, Fadil dan anak-anak yatim lainnya. 

Donasi dapat dilakukan dengan cara

Klik tombol "DONASI SEKARANG"

Masukkan nominal donasi

Transfer ke no. rekening yang tertera

Konfirmasi ke WA Center 081237671818 setelah melakukan donasi

Sobat, juga bisa ikut membagikan postingan ini ke teman atau saudara-saudara. Agar semakin banyak yang peduli dan berbagi. Insya Allah kebaikan Anda, menjadi ladang pahala dan keberkahan. 

Belum ada update penyaluran dana
donasi sekarang