Zakat, Infak dan Sedekah samakah?
09 November 2020

Assalamu’alaikum sobat, semoga Allah senantiasa merahmati kita semua.

 

Setiap harta atau rezeki yang kita miliki, semua datang dari Sang Illahi. Maka sepatutnya kita syukuri. Dan tidak lupa untuk berbagi. Namun masih ada yang keliru dalam mengeluarkan hartanya. Bahkan masih adanya seseorang yang bersikukuh keras, harta yang diberikan sesuai dengan akad yang diminta. Padahal dari akad yang dimaksud memiliki perbedaan tersendiri. Baik itu zakat, infak ataupun sedekah.

 

Maka dari itu kami ingin mengajak sobat, untuk mengenali perbedaan antara zakat, infak dan sedekah.

 

Zakat adalah kewajiban harta yang harus dikeluarkan setiap umat muslim. zakat merupakan salah satu bagian dari rukun islam. Dan memiliki arti suci, bersih, tumbuh dan berkembang.

Dari yang kita tahu selama ini, zakat hanya dikeluarkan pada saat bulan ramadhan. Namun ternyata selain zakat fitrah, ada jenis-jenis zakat lain. Seperti zakat perdagangan, zakat pertanian, zakat hewan ternak, zakat emas dan perak, zakat investasi, zakat tabungan dan zakat profesi atau penghasilan

 

Tentunya setiap zakat yang ditunaikan, memiliki perhitungan yang berbeda-beda, seusai dengan syaratnya yaitu mencapai nishab dan haul. selain itu, yang berhak menerima zakat pun terbatas. Hanya untuk 8 golongan (asnaf), sebagaiamana Allah SWT berfirman “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. At Taubah : 60).

 

Infak adalah mengeluarkan atau membelanjakan harta yang mencakup zakat dan non-zakat. Infak dapat dikategorikan infak wajib dan infak sunnah. Dana infak dapat diberikan kepada siapapun.

 

Adapun infak wajib diantaranya adalah kafarat, nadzar dan zakat. Selain itu, infak sunnah diantaranya infak kepada fakir miskin sesama muslim, infak bencana alam dsb.  Allah SWT berfirman “Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan infakkanlah sebahagian dari hartamu yang Allah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menginfakkan (sebahagian) dari hartanya memperolehi pahala yang besar”. (QS. Al-Hadid : 7).

 

Sedekah adalah adalah pemberian seorang, kepada orang lain secara sukarela dan ikhlas.  Tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Sedekah makna nya  lebih luas dari sekedar zakat maupun infak. Karena sedekah tidak hanya mengeluarkan harta. Tetapi juga bisa melalui kebaikan non materi, seperti seubah senyuman. “Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu.“ (HR At Tirmidzi),

 

Sobat, zakat, infak dan sedekah merupakan amal ibadah yang memiliki peran penting. Dalam mensejahterakan masyarakat, menjalin tali silaturahim dan mewujudkan masyarakat yang mandiri. Semoga kita selalu diberikan keistiqomahan dalam melakukan setaiap perbuatan baik.

Bagikan artikel ini untuk orang-orang terdekat anda melalui :