Hati Resah dan Tak Tenang, Solusinya?
17 November 2020

Setiap manusia yang ada di dunia, pasti hatinya ingin selalu merasa tenang, tentram dan bahagia. Namun dalam hidup, tidak ada manusia yang tidak memiliki masalah atau ujian. Karena Sejatinya masalah yang ada, membuat manusia menjadi seseorang yang lebih dewasa. Akan tetapi, tidak sedikit dari mereka menyebabkan hatinya menjadi resah, gelisah dan stress.

Dengan rasa gelisah serta ketidaktentraman hati, menjadikan seseorang mudah dipengaruhi. Oleh bujuk rayu iblis, hingga terjerumus ke dalam perbuatan maksiat. Padahal, tiada ada Allah memberikan cobaan kepada hamba-Nya melainkan sesuai dengan kemampuan hamba-Nya. Untuk itu, sangat penting mendapatkan ketenangan jiwa dan raga agar bisa menghadapi segala macam cobaan.

Dalam Islam sendiri, diajarkan untuk mendapatkan hati yang tenang. Sehingga dalam berbuat sesuatu, tidak akan merasa tertekan maupun gelisah. Berikut akan amalan agar membuat hati kita menjadi tenang dan bersikap optimis dalam menghadapi masalah apapun.  

1. Salat.

Salat adalah ibadah wajib bagi setiap umat muslim di dunia. Dengan salat, akan mendekatkan diri kita pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Apalagi jika kita melakukan salat tahajjud. Maka banyak waktu kita, untuk curhat kepada-Nya dan akan menjadikan kita lebih tenang serta lega.

“Sesungguhnya Shalat itu dijadikan untukku sebagai penenang hati” (HR. An Nasa’i).

2. Keluarkan Harta Untuk Mereka.

Setiap harta yang kita punya, sejatinya harus kita keluarkan untuk mereka. Baik itu dengan bentuk zakat, infaq, sedekah ataupun wakaf. Harta yang kita berikan tidak membuat kita rugi. Tapi justeru akan menjadi bersih (dalam bentuk zakat), jiwa terasa tentram dan bernilai pahala. Selain itu, kita juga belajar untuk peduli pada mereka yang membutuhkan. Sebab nantinya akan memunculkan kebahagiaan. Apabila kita melihatnya maka kita pun turut merasakannya.

3. Membaca Al Qur’an dan Mengamalkannya.

Ketika kita membaca Al-Qur’an, maka setiap 1 huruf nya bernilai 10 kebaikan, ditambahkan lagi saat kita mengamalkannya. Sungguh betapa nikmat tak terkira dan Al qur’an juga menjadi obat yang paling ampuh, untuk mengobati penyakit hati.  Allah SWT berfirman “Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun. (QS Az Zumar : 23).

4. Berdzikir

Berdzikir berarti kita senantiasa menginat Allah SWT. Dalam setiap langkah dan perbuatan yang kita lakukan. Serta mengharapkan ridha-Nya.  Allah SWT berfirman “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenteram.” (QS Ar-Ra’d : 28).

5. Berbaiksangka Pada Allah.

Berprasangka baik kepada Allah, merupakan kewajiban bagi orang yang beriman. Karena hal itu, sama dengan menerima takdir yang telah digariskan Allah. Ketika kita mendapat ujian dan cobaan, maka yakin dan berprasangka baiklah, bahwa Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Termasuk ketika Allah memberi apa yang tidak kita harapkan, maka yakinlah bahwa itu adalah yang terbaik bagi kita.  Allah SWT berfirman Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216).

Saat kita berprasangka baik kepada Allah, maka Allah akan berprangka baik kepada kita. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, Aku akan mengingatnya di kumpulan yang lebih baik daripada pada itu (kumpulan malaikat).” [HR. Bukhari]

6.
Yakin Akan Pertolongan Allah.

Sesulit apapun hidup, seberat apapun masalah yang kita hadapi. Ketika kita yakin, Allah SWT pasti akan membantu kita melewati semua rintangan  dan ujian dari-Nya. Asal kita menjalaninya dengan ikhlas dan sabar serta selalu bertawaqqal kepada-Nya. Sebab, ketidaktenangan terjadi ketika seseorang selalu memikirkan tentang beratnya hidup, tetapi ia lupa bahwa ada Allah yang selalu bersamanya. Mintalah pertolongan kepada Allah, niscaya Dia akan memberi pertolongan. Allah SWT berfirman   “Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai kabar gembira bagimu dan agar tentram hatimu karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

7. Sabar.

Ketika menghadapi masalah, ingatlah masalah yang diberikan oleh Allah SWT. bukan untuk menyulitkan kita. Melainkan untuk menguji iman dan taqwa kita. Ketika kita sadar akan hal tersebut, yang perlu kita lakukan ialah bersabar dalam menghadapi segala macam permasalahan dan cobaan yang diberikan. Allah SWT berfirman  Mahasuci Allah yang menguasai segala kerajaan, Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun.” ( QS. Al-Mulk : 1-2).

8. Bersyukur.

Dengan bersyukur, berarti menyadari bahwa apa yang kita miliki, tidak lain segala sesuatunya hanyalah milik Allah SWT. Harta, tahta, bahkan nyawa kita sendiri adalah milik Allah SWT. Karena ketika sadar, bahwa Allah adalah pemilik segalanya. Maka kita pun tidak perlu merasa sakit hati, apabila kita harus kehilangan atau merasa sedih akan sesuatu hal. Kita percaya, Allah telah mengatur segala-galanya. Dengan begitu, kita pun akan merasa lebih lapang dan tenang karena Allah akan menjaga kita. Allah SWT berfirman “Karena itu, maka hendaklah Allah saja kamu sembah dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur.” (QS. Az Zumar : 66)


Semoga Bermanfaat.

Bagikan artikel ini untuk orang-orang terdekat anda melalui :