Berkat Rumah Harapan, Adik Meysia Tidur Nyaman
20 September 2018

Adik Meysia yang tinggal bersama Ibu dan Kakeknya di tenda pengungsian. Ibunya selalu menjaga dan merawat adik Meysia agar tetap merasa nyaman dan kulitnya tidak iritasi karena perubahaan suhu yang tidak menentu. Kekhawatiran Ibu Sedian bertambah ketika saat ini memasuki musim hujan.

”Saya kasian sama anak saya Meysia kalau kita masih tinggal di tenda pengungsian, Meysia terkadang nangis karena merasa panas kalau siang. Saya ngga tega lihat Meysia tidurnya ngga nyenyak, apalagi sekarang masuk musim hujan, saya takut nanti tendanya ngga kuat nahan air hujan.” Ungkap Ibu Sedian kepada tim relawan DSM Bali saat ditemui di tenda pengungsian.

Tim DSM Bali bekerjasama dengan HWCI (Handle With Care International) membangun #RumahHarapan untuk adik Meysia. Ibu Sedian sangat bahagia harapannya untuk tinggal lebih nyaman bisa terwujud dengan #RumahHarapan DSM Bali.

“sekarang sudah ada rumah terima kasih DSM Bali dan HWCI sudah membuatkan saya rumah, anak saya bisa tidur enak di dalem, saya akan rawat rumah ini biar bisa saya pakai rumah selamanya.” Ungkap Ibu Sedian.

 

Yuk Bangun #rumahHarapan untuk anak-anak di Lombok. #rumahHarapan merupakan rumah semi permanen. Insya Allah dapat bertahan lebih dari 5 tahun.

Berikut spesifikasi rumah harapan :

- Ukuran rumah 6 x 4 m2

- Ruangan 2 kamar tidur dan 1 ruang keluarga

- Dinding bahan kalsiboard

- Atap spandeck

 

Yuk patungan bangun #RumahHarapan

Bagikan artikel ini untuk orang-orang terdekat anda melalui :